Upaya meningkatkan kemampuan ekspor

  • Peningkatan Mutu SDM Ekspor
  • Transformasi Pengusaha Lokal ke Ekspor
  • Turut Serta Membangun Image Produk Indonesia

 

Kinerja PPEI (1996 – 2006)

  • Penggandaan Jumlah peserta pelatihan
  • Fokus pada :
    1. Produk karet, kayu, tekstil dan makanan
    2. Proses / prosedur ekspor
    3. Konsultasi mengenai produk dan pasar ekspor
  • Pertumbuhan nilai ekspor
  • Membangun kesadaran tentang ekspor

 

Apa Yang dilakukan PPEI

  • Perencanaan Strategi
  • Perencanaan Operasional
  • Penentuan Indicator Kunci Keberhasilan
  • Pengembangan Proses Kegiatan

 

Pengembangan proses kegiatan

  • Mendukung penetrasi pasar tumbuh dan memiliki FTA dengan Indonesia (India, China dan Timur Tengah)
  • Pengembangan 10 produk utama, 10 produk potensial dan 3 jasa (10+10+3)
  • Pengembangan jenis dan metode pelatihana
  • Pengembangan eksportir baru
  • Promosi pelayanan PPEI
  • Peningkatan kerjasama baik dengan mitra domestic (P3ED, Dinas dan Asosiasi) maupun mitra LN (JICA, CBI, ITC, COE member –ITS, KISMEC, PTTC, ITTI ; AOTS, PREX, AICAD, JETRO, JICE)
  • Peningkatan level kerjasama dari binaan menjadi partner

 

Indikator Kunci Keberhasilan PPEI

  • Kemampuan UKM dalam melakukan ekspor.
  • Jumlah UKM yang berhasil di dalam ekspor.
  • Jumlah perusahaan yang melakukan ekspor perdana.
  • Peningkatan nilai eksport dari UKM.
  • Jumlah masyarakat yang menyakini bahwa ekspor memberi manfaat bagi pertumbuhan ekonomi.
  • Kesadaran masyarakat tentang pentingnya fasilitas pemerintah.
  • Jumlah media massa yang memberitakan PPEI secara positif.
  • Kepuasan pelanggan terhadap pelayanan PPEI.
  • Jumlah UKM yang menerima informasi, konsultasi dan pendampingan.

 

STRATEGI PEMBERIAN PELAYANAN UNTUK PENINGKATAN EKSPOR

a. Informasi / Pendidikan / Pelatihan ekspor

  • Perdagangan internasional
    Prosedur Ekspor, Manajemen ekspor dan impor + simulasi Perdagangan Internasional, Perijinan, Perbankan, dll.
  • Pengembangan produk
    Strategi Merk, Kemasan, Desain, Kualitas Barang Jadi Karet, Furniture, Garmen, Makanan, HACCP, HAKI, dll.
  • Pembiayaan dan pembayaran ekspor
    Pembayaran Ekspor L/C dan non L/C, Biaya dan Harga Ekspor, UCP 500.
  • Pemilihan Distributor
    Pemilihan pasar ekspor, importer, dan buyer melalui inquiry, peranan Trading House Bagi UKM.
  • Promosi / Komunikasi ekspor
    Pameran Dagang Internasional, Desain stand Auto CAD, Penjaga Stand,IT, Bahasa Niaga, Business Maching-teleconference, E-Commerce, Teknik Presentasi, Negosiasi dan Kontrak Dagang, Pelayanan Konsumen, Kunjungan Buyer, Kerjasama dengan Lembaga Internasional.
  • Strategi Pemasaran Ekspor
    Strategi Pemasaran Ekspor, Strategi Memasuki / Penetrasi Pasar, Pemasaran ekspor Produk Kerajinan, Pengembangan Usaha Melalui Ekspor, Analisa Pasar.
  • Manajemen Mutu Dan Persaingan
    Manajemen Mutu, TQM, 5S, Kewirausahaan, Audit, Internal ISO 9001 : 2000, Manajemen Inovasi.

b. Konsultasi / Klinik produksi dan pemasaran dengan simulasi ekspor

  • Pengujian Kualitas Produk Karet, Kayu / Furniture, Tekstil dan Pakaian Jadi, Makanan Dengan Menggunakan peralatan laboratorium.
  • Pengujian kemampuan dalam hal kegiatan ekspor.
  • Bimbingan ekspor tentang pengembangan produk, penentuan harga, pembiayaan dan pembayaran, mode transportasi, distribusi di luar negeri, perencanaan ekspor, strategi pemasaran, pengembangan website.
  • Merencanakan ekspor, mengembangkan produk, harga ekspor, memilih buyer, Negara tujuan ekspor, buyer negosiasi dan komunikasi ekspor dan sengketa dagang.

c. Pendampingan / Pembinaan UKM Alumni di bidang Pengembangan Produk dan Promosi ekspor

  • Pengembangan Produk melalui penerapan SMM ISO 9001 : 2000, merk, kemasan, Haki, disain.
  • Pengembangan pasar ekspor melalui pameran dalam negeri / pameran luar negeri / promosi dagang / misi dagang / instore promotion.
  • Kerjasama dengan tenaga ahli luar negeri : designer, importer, konsultan, kompetisi, seleksi.
  • Pengiriman sample, mengikuti pameran LN, misi dagang instore promotion dan pameran tetap.
  • Bekerjasama dengan lembaga pendukung ekspor (donor) internasional.

d. Menyeleksi pasar ekspor / riset pasar

  • informasi tentang kondisi ekonomi dan perdagangan di pasar potensial dengan menggunakan riset pasar.
  • Bimbingan produk untuk pasar tujuan.
  • Bimbingan perlengkapan promosi yang ada.
  • Menggunakan virtual exhibition (E-marketing), pencetakan brosur, multimedia, pengiriman sample.
  • Pemanfaatan riset pasar.

e. Mengembangkan strategi penetrasi pasar

  • Menghubungkan target pasar / buyer / mitra dagang utama, potensial dan prospektif.
  • Mengidentifikasi strategi memasuki pasar
  • Pengujian pasar melalui instore promotion
  • Pameran luar negeri melalui perwakilan RI, KBRI – Atase perdagangan, kantor ITPC, mengikuti pameran internasional dan pameran tetap.

f. Mengidentifikasi dan menyeleksi buyer / mitra dagang

  • Mendapatkan daftar importir akurat.
  • Memperkenalkan kepada mitra potensial yang berkunjung ke Indonesia.
  • Importing, buying agent dengan misi pembelian.
  • Mencari buyer / mitra dagang di pasar luar negeri.
  • Memperkenalkan poduk eksportir kepada buyer.
  • Mempertemukan usaha antara perusahaan dengan buyer / mitra dagang.

g. Bantuan partisipasi  promosi dagang dalam negeri & luar negeri

  • Pameran Internasional
  • Misi Dagang.
  • Instore Promotian
  • Solo exhibition.
  • Seminar.
  • Workshop.
  • Konvensi.

h. Bantuan di pasar luar negeri

  • Penjelasan dari Atase perdagangan dan kepala ITPC tentang sector industri, kebiasaan dan budaya di pasar LN.
  • Membantu dalam penyelesaian sengketa dagang.
  • Membuatkan janji / jadwal dengan buyer.
  • Mendampingi pada pertemuan bisnis / misi dagang.
  • Menyediakan penterjemah – Dukungan dalam pameran dagang di LN.
  • Partisipasi dalam misi dagang.
  • Mempromosikan contoh produk di dalam dan LN.

i. Identifikasi Peluang Baru

  • Memperkenalkan kepada buyer melalui database online ( misalnya Direktori Eksportir Indonesia ).
  • Mempromosikan produk ekspor di luar negeri.
  • Kegiatan hubungan masyarakat di luar negeri.
  • Mengidentifikasi peluang dan memonitor peluang di masa dating.
  • Bimbingan tentang kegiatan inti termasuk pengadaan di luar negeri.