PPEI Gelar Pelatihan Ekspor di Magelang dan Yogyakarta serta Training of Exporters ECP Jakarta dan Malang

Dalam rangka peningkatan kapasitas SDM ekspor, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN) Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan pelatihan ekspor: “Akses dan Survei Pasar Ekspor Melalui Internet” pada tanggal 17-19 Mei di Magelang diikuti 30 pelaku usaha dari wilayah Jawa Tengah. PPEI juga bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan pelatihan “Akses dan Survei Pasar Ekspor Melalui Internet” diikuti 30 pelaku usaha dari wilayah Yogyakarta.

Kepala Balai Besar PPEI Heryono Hadi Prasetyo atau yang lebih akrab disapa Noly menyampaikan pentingnya pengetahuan tentang riset pasar ekspor untuk persiapan memasuki pasar ekspor.  Pelaku usaha diharapkan mengetahui persyaratan dan regulasi yang berlaku di negara tujuan ekspor. Melalui pelatihan ini diharapkan UKM dari Jawa Tengah dan Yogyakarta mampu melakukan riset pasar ekspor dan mencari potensial buyer.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah M. Arif Sambodo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya dari Dinas untuk membantu dan memfasilitasi UKM agar dapat menembus pasar ekspor dan mengetahui persyaratan, regulasi, tren produk di negara tujuan ekspor. Melalui pelatihan ini diharapkan UKM Jawa Tengah lebih siap untuk bersaing di pasar global dan mampu memanfaatkan internet untuk bisnis ekspor.

Untuk pelatihan ekspor di Yogyakarta dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DI Yogyakarta Yuna Pancawati didampingi dari perwakilan PPEI. Pelatihan ini sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan UKM di Yogyakarta tentang pemanfaatan media online dan internet untuk bisnis ekspor termasuk dalam hal riset pasar ekspor dan mencari potensial buyer.

Pada tanggal yang sama juga dilakukan kegiatan Training of Exporter (TOX) yang merupakan tahap ketiga dari rangkaian Export Coaching Program (ECP) wilayah Malang dan Jabodetabek yang diikuti masing-masing 30 pelaku usaha. Kegiatan TOX Jabodetabek dibuka oleh Kepala Bagian Tata Usaha PPEI Sutyaningsih, sementara TOX ECP Malang dibuka oleh Wakil Pimpinan Wilayah 2 BNI Malang Jolly James Jantje Sondakh didampingi perwakilan dari PPEI Santi Setiastuti.  Pendampingan pada tahap ini dilaksanakan selama 3 (tiga) hari yang terdiri dari pemberian materi tentang persiapan ekspor dari internal perusahaan, identifikasi pengiriman ekspor, pembayaran dan alat promosi serta kalkulasi harga ekspor.  Selain itu pada kegiatan ini terdapat diskusi secara kelompok dengan bimbingan coach, serta diskusi langsung dengan coach melalui individual coaching.