PPEI dan Kemenperin Gelar Pelatihan Ekspor Secara Daring untuk Industri Agro

Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (BBPPEI) Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DJ PEN) Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian mengadakan kegiatan pelatihan ekspor tahap ke-2 secara daring pada tanggal 31 Agustus – 2 September 2021. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Balai Besar PPEI Bapak Heryono Hadi Prasetyo dan Sekretaris Ditjen Industri Agro Bapak Mohammad Ari Kurnia Taufik. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang bergerak pada bidang agro.

Dalam sambutannya, Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kemenperin mengatakan kegiatan ini merupakan lanjutan dari pelatihan tahap pertama yang dilakukan secara luring pada beberapa saat lalu. Pada pelatihan pertama peserta mendapat materi akses dan survei pasar ekspor melalui internet untuk mampu melakukan survei dan bisa melihat celah di pasar tujuan ekspor sesuai produk andalan peserta. Pada pelatihan kedua ini difokuskan pada promosi dan pemasaran. “Para pelaku usaha bukan hanya menghasilkan produk yang berkualitas tapi tetap sustain sehingga mampu memenuhi repeat order,” kata Ari.

Kepala Balai Besar PPEI menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat tepat untuk peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam melakukan strategi pemasaran dan bisnis ekspor secara online. Tren pemasaran online meningkat seiring adanya transformasi ekonomi ke industri 4.0, adanya penggunaan teknologi dan digital. Selain itu adanya pandemi covid 19, pola konsumsi masyarakat dan perilaku pembeli beralih ke daring / secara online. “Sehingga penting bagi pelaku usaha Indonesia untuk beradaptasi melakukan pemasaran secara digital, secara khusus untuk tujuan ekspor,” kata Kepala Balai PPEI.

Kepala Balai PPEI mengatakan UKM Indonesia di tahun ini mulai banyak yang telah recovery akibat dampak Covid 19. Untuk itu Kemendag terus berkomitmen untuk memberi pendampingan dalam beberapa tahap dan dengan mengganti ke jalur online melalui webinar maupun via Youtube. Kemendag juga terus menjaga pasar ekspor tradisional dan melakukan perluasan pasar non tradisional. Selain itu, Kemendag juga akan mengadakan Trade Expo Indonesia ke-36 dan akan berpartisipasi dalam World Expo Dubai pada Oktober mendatang.