Pelatihan Bisnis Online Ekspor Bagi Pelaku Usaha di Depok

Penggunaan media digital dalam bisnis yang dijalankan UMKM saat ini memegang perenan penting untuk perkembangan dan keberhasilan dalam usaha menembus pasar ekspor. Kementerian Perdagangan terus memfasilitasi para UKM untuk memanfaatkan media digital tersebut melalui kegiatan peningkatan kapasitas SDM ekspor yang diselenggarakan oleh Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan, Sekretariat Jenderal bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok melalui pelatihan Bisnis Online Ekspor untuk 30 pelaku usaha dari wilayah kota Depok pada tanggal 5-7 Juli 2022. Kegiatan ini dibuka oleh Plt. Kepala Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan Fajarini Puntodewi didampingi Fungsional Analis Perdagangan Ahli Madya Disperindag Kota Depok Marthin.

Plt. Kepala Pusat Pelatihan SDM Ekspor dan Jasa Perdagangan menyampaikan bahwa Kemendag akan terus berupaya meningkatkan peran UKM dalam kinerja ekspor baik dari nilai maupun jumlah UKM yang berhasil menjadi eksportir. Peranan UKM sangat penting untuk penggerak perekonomian saat ini. Hal ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden kepada Kementerian Perdagangan untuk menjaga stabilitas harga, meningkatkan ekspor non migas dan meningkatkan peran UMKM dalam kegiatan ekspor. Disampaikan pula mengenai beberapa program dan fasilitasi yang dapat dimanfaatkan UKM seperti program pelatihan ekspor, pendampingan ekspor, informasi peluang pasar ekspor dari perwakilan perdagangan RI di luar negeri.

Pertumbuhan e-commerce di Indonesia pada tahun 2021 meningkat lebih dari 40%, hal ini juga terlihat dari jumlah pengguna internet di Indonesia yang terus meningkat dibandingkan sebelum pandemi covid 19. Nilai penjualan dari e-commerce global mencapai kurang lebih USD 5 triliun pada tahun 2021 atau meningkat 14,3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Terdapat 5 besar B2B dalam konten marketing yaitu media sosial, e-news letter, website, blog, dan event secara online.

Melalui pelatihan ini diharapkan pelaku usaha UKM dapat memanfaatkan berbagai media online untuk dapat mengembangkan bisnisnya dan sebagai sarana mencari peluang pasar ekspor sehingga dapat berhasil melakukan transaksi ekspor / menembus pasar ekspor” ungkap Puntodewi.