Pendampingan Ekspor di Jakarta dan Malang, serta Pelatihan Ekspor di Banyumas, Jakarta dan Yogyakarta

Dorong peningkatan ekspor dan kapasitas SDM ekspor, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN) Kementerian Perdagangan menyelenggarakan Pendampingan Ekspor / Export Coaching Program (ECP) tahap ke-4 Pendampingan Market Development untuk wilayah Jabodetabek dan Malang pada tanggal 21-23 Juni 2022.

Kepala Balai Besar PPEI dalam sambutannya di ECP wilayah Jabodetabek menyampaikan bahwa melalui tahap pendampingan market development pelaku usaha sudah dapat mengembangkan pasar, menentukan pasar tujuan ekspor, mencari potensial buyer, melakukan follow up data buyer dengan harapan akan terjadi transaksi ekspor antara peserta ECP dengan potensial buyer. Pada tahap ke-4 ini juga dilakukan kegiatan business matching dengan buyer/diaspora yang difasilitasi oleh Perwakilan Perdagangan RI di luar negeri. Untuk ECP wilayah malang PPEI bekerja sama dengan PT. BNI Tbk guna mendampingi UKM di wilayah Malang dan sekitarnya.

Pada tanggal yang sama juga diselenggarakan pelatihan ekspor di Banyumas, Jakarta dan Yogyakarta. Pelatihan Bagaimana Memulai Ekspor di Purwokerto-Banyumas kerja sama antara PPEI dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banyumas yang diikuti oleh 30 pelaku usaha dari wilayah Banyumas. Pelatihan ini dibuka oleh Bupati Banyumas Ir. Ahmad Husein. Diharapkan melalui pelatihan ini semakin banyak UKM Banyumas yang meningkat pengetahuan tentang ekspor dan mampu mengekspor produk unggulan dari wilayah Banyumas.

Untuk pelatihan di Yogyakarta terdapat 2 pelatihan : pelatihan Prosedur, Negosiasi dan Kontrak Dagang Ekspor kerja sama PPEI dengan PT BRI Tbk dengan peserta 30 UKM dari wilayah Yogyakarta. Pelatihan ini dibuka oleh Regional Operation Head-Regional Office Yogyakarta BRI Nurrohmi Handayani didampingi perwakilan dari PPEI.

Sementara itu dilakukan juga pelatihan Berbasis Kompetensi Bidang Ekspor kerja sama dengan STIM YKPN Yogyakarta yang diikuti oleh 30 mahasiswa STIM Yogyakarta. Pelatihan ini dibuka oleh Ketua STIM YKPN Yogyakarta Dr. Suparmono didampingi perwakilan dari PPEI. Pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa sebelum memasuki dunia usaha atau menjadi entrepreneur ekspor. Untuk pelatihan di PPEI Jakarta yaitu pelatihan Bisnis Online Ekspor dengan peserta sebanyak 23 peserta mayoritas UKM. Melalui program pelatihan dan pendampingan ekspor diharapkan dapat meningkatkan ekspor non migas Indonesia.