Pelepasan Ekspor & Penutupan ECP Jawa Timur 2021

Pelepasan Ekspor & Penutupan ECP Jawa Timur 2021

16 eksportir dihasilkan dari kegiatan Export Coaching Program Jawa Timur yang digelar Maret – November 2021. Kegiatan pendampingan ECP Jawa Timur merupakan kerja sama Balai Besar PPEI dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan provinsi Jawa Timur.

 

Apa yang kita tabur itu yang kita tuai

Selama pendampingan ECP kurang lebih satu tahun, pelaku usaha dibekali materi strategi melakukan ekspor, diberikan informasi market intelligent langsung oleh perwakilan perdagangan di luar negeri, difasilitasi mengikuti pameran virtual Trade Expo Indonesia 2021, dan ditemukan dengan pembeli pada tahapan Business Matching, sehingga sebelum penutupan Export Coaching Program (ECP) Jawa Timur Periode Tahun 2021 bertambah lagi kegembiraan pejuang-pejuang ekspor yaitu 3 pelepasan ekspor secara berdekatan peserta ECP yang juga dipengaruhi keberuntungan akan ketersediaan container dan kapal di masa pandemic Covid-19 ini.

Kabar baik pelepasan ekspor oleh Kriya Alam (17 November), Langgeng Pangan Makmur (18 November) dan Sari Mutiara Abadi (24 November) ini disaksikan dan didoakan teman2 ECP, dan perwakilan dari Disperindag Jawa Timur dan perwakilan dari PPEI.

    

Kabar pelepasaan PT. Kriya Alam Indonesia  (17 November) melakukan ekspor kerajinan batu alam ke Belanda memberikan angin segar bagi masyarakat setempat. Saat ini sudah ada 65 lebih pengrajin Tulungagung yang tergabung di bawah bendera Kriya Alam. Selain mendatangkan devisa negara, Kriya Alam berhasil menghidupkan kembali roda perekonomian yang redup karena pandemi serta mempertahankan tradisi masyarakat setempat yang turun temurun hidup sebagai pengrajin batu alam.

  

Kegigihan tim PT. Langgeng Pangan Makmur (18 November) untuk mengikuti kegiatan ECP serta menekuni saran dan nasihat para coach, membuahkan hasil dengan merengkuh buyer baru untuk perluasan pasar ekspor ke Vietnam dengan brand biskuit mereka sendiri. Bantuan promosi melalui media sosial tim Atase perdagangan Hanoi di Vietnam juga tepat guna.

   

Di penghujung kegiatan ECP, CV. Sari Mutiara Abadi (24 November) melakukan ekspor rumput laut ke Taiwan.  Sari Mutiara Abadi memetik hasil dari materi-materi yang diajarkan oleh para coach selama pendampingan ECP serta network yang didapatkan dari aktif mengikuti kegiatan-kegiatan ECP, karena sebagian besar buyers didapatkan secara online hasil aplikasi materi dari para coach ECP dan sebagian lagi didapat dari informasi buyers yang didapatkan melalui Atase Perdagangan dan ITPC Indonesia di berbagai negara yang secara langsung maupun tidak langsung terlibat dalam pendampingan ECP Jawa Timur 2021 ini.

Pada kegiatan Evaluasi dan Penutupan  (25 November) ECP Jawa Timur 2021, Kepala Balai Besar PPEI, Heryono Hadi Prasetyo menyampaikan 16 dari 30 peserta binaan sudah berhasil ekspor ke 13 negara termasuk negara non-tradisional seperti Angola dan Azerbaijan, dengan total 18 macam ragam produk.

Kepala Disperindag Jatim, Drajat Irawan menuturkan kegiatan ECP merupakan sinergi dorongan bagi pelaku usaha Jawa Timur untuk meningkatkan produk dan memperluas market untuk menembus pasar global dan menambah kontribusi devisa non-migas Jawa Timur melalui ekspor produk bernilai tambah.

Produk potensial yang berhasil diekspor melalui pendampingan ECP Jawa Timur 2021 antara lain produk kelapa, alas kaki, kerajinan batu alam, glassware, damar batu, cengkeh, cabe jamu, bunga pala, kunyit, kitchenware, rumput laut, agar-agar, frozen fish, furniture, biscuit, dried food, mie kering, dan ginger drink dengan pasar tujuan ekspor Angola, Australia, Azerbaijan, Belanda, Belgia, China, Vietnam, India, Inggris, Jepang, Korea, Jepang, Singapura, dan Taiwan.

Sejauh ini, Export Coaching Program Jawa Timur 2021 telah membawa 16 perusahaan binaannya merealisasikan kegiatan ekspor dan memperluas jangkauan pasar ekspor mereka selama program berjalan. Semoga pencapaian ini bisa meningkatkan geliat usaha di berbagai daerah, menggenjot perekonomian lokal, dan mengharumkan nama bangsa melalui produk-produk yang dihasilkan dari Indonesia untuk dunia.