3 Peserta ECP Ekspor ke Singapura dan Timur Tengah

Program pendampingan Export Coaching Program (ECP) Balai Besar PPEI berhasil ekspor bertambah 3 (tiga) orang minggu ini. Ketiga peserta tersebut berhasil mengekspor briket dan cengkeh ke Singapura dan Timur Tengah dengan total nilai transaksi sebesar USD210.750.

“Kami mengucapkan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada peserta ECP 2021 yang berhasil melakukan ekspor pada hari ini. Semoga kegiatan ekspor ini akan menginspirasi pelaku usaha lainnya di seluruh Indonesia untuk terus melakukan ekspor sebagai bagian dari upaya kita bersama dalam pemulihan ekonomi nasional,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi.

Didi mengatakan, sesuai arahan Menteri Perdagangan, Kementerian Perdagangan akan terus berupaya mendorong usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia untuk dapat tembus ke pasar ekspor. Para pelaku usaha dapat memamfaatkan fasilitas-fasilitas yang dimiliki Kemendag untuk memudahkan ekspor seperti, program pendampingan ekspor, pelatihan ekspor, peningkatan daya saing desain produk ekspor, layanan informasi pasar ekspor dan promosi ekspor.

Kepala PPEI Ditjen PEN Kemendag Heryono Hadi Prasetyo atau yang lebih akrab disapa Noly mengatakan capaian ini menambah jumlah peserta ECP yang berhasil melakukan ekspor meskipun belum selesai kegiatan pendampingannya. “Dengan demikian total  sudah ada 25 pelaku usaha yang telah berhasil ekspor dengan total capaian mencapai USD 886,628 atau sekitar Rp 12,8 Milyar,” kata Kepala PPEI.

Ketiga perusahaan tersebut yaitu PT. Mahaquin Energi Indonesia, PT. Agro Global Sentosa, dan PT. Taiba Cococha Indonesia. PT. Mahaquin Energi Indonesia melakukan ekspor briket arang batok kelapa ke Yordania sebesar USD60.000. Peserta ECP wilayah Jabotedabek ini juga telah menandatangani kontrak penjualan untuk 6 bulan mendatang.

“Kegiatan ECP sangat bermanfaat bagi perusahaan. Kami berterima kasih kepada PPEI dan BI serta coach atas pendampingannya,” kata Endah Boediardjo, Owner PT Mahaquinn Energi Indonesia.

PT. Agro Global Sentosa adalah peserta ECP Makasar yang berhasil mengekspor cengkeh ke Singapura. Ekspor dilakukan sebanyak 1 kontainer dengan nilai transaksi sebesar USD90.750. Sedangkan PT. Taiba Cococha Indonesia mengekspor briket kelapa ke Arab Saudi dengan nilai transaksi sebesar USD 60.000.

Pada pelepasan ini turut hadir Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Endang Kurnia Saputra menyampaikan apresiasi dan selamat kepada peserta ECP wilayah Jabodetabek. “Semoga pelepasan ekspor ini dapat menginspirasi peserta ECP lainnya untuk berhasil ekspor. Bank Indonesia akan terus berkolaborasi dan mendukung program Kemendag dalam usaha mendampingi UKM untuk dapat menembus pasar ekspor atau menjadi eksportir,” kata Endang.