PPEI Gelar Webinar Ekspor Perdana Tahun 2021

PPEI Gelar Webinar Ekspor Perdana Tahun 2021

Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN) Kementerian Perdagangan terus melakukan inovasi dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha ekspor meskipun di masa pandemi Covid-19. Pada kesempatan perdana di tahun 2021 ini, PPEI menggelar seri webinar ekspor dengan tema Strategi Ekspor di Masa Pandemi dengan peserta mencapai 300 pelaku usaha berorientasi ekspor.

Webinar ini dibuka oleh Kepala PPEI Heryono Hadi Prasetyo atau yang lebih akrab disapa Noly. Pada sambutannya Kepala PPEI mengatakan pandemi covid 19 telah berdampak pada sektor perdagangan yang mengakibatkan perubahan ke arah digital. Aktivitas perekonomian berbasis teknologi informasi atau daring memainkan peranan penting di masa pandemi COVID-19 ini.

Kepala PPEI mengatakan, Kementerian Perdagangan terus mendorong pengusaha untuk masuk ke pasar non tradisional seperti Afrika, Timur Tengah dan Eropa Timur. ”Di negara-negara tersebut hambatan perdagangan lebih sedikit dibanding pasar tradisional seperti Eropa atau Amerika. Kita akan terus mendampingi pelaku usaha untuk masuk ke pasar ekspor dengan peluang yang lebih besar,” kata Noly di Jakarta (11/02/2021).

Nursyamsu Mahyudin Direktur CV. Nusagri, narasumber pada webinar ini mengatakan Indonesia berada di urutan kelima negara eksportir di ASEAN. Menurutnya, hal tersebut merupakan peluang besar untuk meningkatkan ekspor. “Enterpreneur pada dasarnya adalah inovasi dan kemampuan untuk beradaptasi. PPEI bisa memberi bantuan dan jawaban untuk ekspor”, kata Nursyamsu.

Dalam kesempatan ini, Nursyamsu memberi tips bagi pengusaha yang berniat melakukan ekspor. Pertama tetapkan produk andalan anda. Kedua, produk pelaku usaha harus sesuai dengan budaya negara tujuan ekspor. Ketiga, manfaatkan pemasaran digital. Keempat, Ikuti pelatihan dan export coaching program. Kelima, kirim sample produk. Keenam, ikuti pameran dagang. Terakhir, duduk di depan komputer minimal 2 jam dan lakukan seluruh tahapan di atas.

Sedangkan pemateri kedua Hadi Lee CEO PT. Solusi Ekosistem Global memberikan tiga tips dalam melakukan ekspor. Tips pertama adalah pengusaha harus mengetahui produk dalam hal competitive advantage, adanya keunikan produk dibandingkan produk pesaing, kisah atau cerita di balik produk anda, dan investasi ulang terkait produk. Tahap kedua adalah mengetahui pasar anda dengan melakukan riset pasar ekspor, dan tahap terakhir adalah dengan go-digital.

“Pelaku usaha bisa memanfaatkan fasilitas inaexport. Atau yang paling baru bisa memanfaatkan platform IDNstore yang diinisiasi oleh tiga perwakilan perdagangan dari China, Taiwan, dan Hongkong,” kata Hadi.

Selain ketiga hal di atas, Hadi juga menyarankan pelaku usaha untuk memanfaatkan pameran dagang di dalam maupun luar negeri. Selain itu juga mengikuti pelatihan ekspor serta memanfaatkan teman atau saudara atau networking yang berada di luar negeri.