WEBINAR “STRATEGI MENCARI POTENSIAL BUYER DI NEGARA TUJUAN EKSPOR” 23 OKTOBER 2020

WEBINAR “STRATEGI MENCARI POTENSIAL BUYER DI NEGARA TUJUAN EKSPOR” 23 OKTOBER 2020

Jakarta, 23 Oktober  2020, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional menyelenggarakan webinar “Strategi Mencari Potensial Buyer di Negara Tujuan Ekspor” yang diikuti oleh kurang lebih 180 orang peserta yang sebagian besar merupakan pelaku usaha.  Webinar dibuka oleh Kepala Balai Besar PPEI Ibu Noviani Vrisvintati. Narasumber pada webinar ini Praktisi ekspor dan Fasilitator PPEI yaitu Andriza Syarifuddin dan Estie Budiutami, serta Agam Dwi Syahdan alumni peserta export coaching program tahun 2019.

Kepala Balai Besar PPEI, Ibu Noviani Vrisvintati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian webinar yang diselenggarakan secara gratis oleh PPEI untuk pelaku usaha dalam rangka peningkatan pengetahuan di bidang ekspor dan wujud komitmen PPEI untuk terus memberikan informasi dan pembelajaran di tengah situasi pandemi. Melalui webinar ini, diharapkan pelaku usaha nantinya akan mengetahui cara mencari dan mendapatkan potensial buyer di Negara tujuan ekspor. Disampaikan mengenai penggunaan digital marketing sebagai salah satu cara untuk mendapatkan potensial buyer, promosi dan partisipasi pada pameran baik yang dilakukan secara offline maupun virtual dan juga perlunya membangun jaringan bisnis. Dalam kegiatan promosi hal yang penting harus dilakukan oleh pelaku usaha adalah kecepatan merespon, komunikasi mupun korespondensi dengan calon buyer.

Pada kesempatan ini disampaikan pula mengenai strategi Kementerian Perdagangan melalui pendekatan produk dan pasar dalam upaya untuk mendorong ekspor. Selain itu melalui webinar ini para pelaku usaha dapat mengenal lebih dekat tentang program dan layanan yang ada di Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional dalam rangka peningkatan ekspor nasional.

Narasumber Bapak Andriza Syarifuddin menyampaikan mengenai strategi mendapatkan buyer di negara tujuan ekspor melalui website umum dan pemerintah serta sosial media; dan strategi marketing untuk pasar ekspor. Sementara narasumber kedua, Ibu Estie Budiutami menyampaikan mengenai follow up data buyer yang diperoleh baik secara offline maupun online dengan melakukan pendekatan dengan calon buyer, analisa karakteristik dan kebutuhan buyer serta melakukan korespondensi bisnis. Narasumber ketiga Bpk Agam Dwi Syahdan menyampaikan mengenai  pengalaman didampingi oleh PPEI pada export coaching program yang telah membantu dalam menembus pasar ekspor dengan berbagai kegiatan seperti business matching, pengembangan bahan promosi ekspor dan partisipasi padaTEI. Selain itu disampaikan berbagai langkah yang dilakukan selama pandemi untuk mendapatkan buyer.