Webinar “Akses Pasar UKM Eksportir Indonesia ke Jepang Seri Food, Beverages Ingredients”

Webinar “Akses Pasar UKM Eksportir Indonesia ke Jepang Seri Food, Beverages Ingredients”

Jakarta-Osaka, 30 Juni 2020, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional bekerja sama dengan KJRI di Osaka dan Perwakilan Perdagangan di Jepang (Atase Perdagangan Tokyo dan ITPC Osaka) dan Perwakilan BI di Tokyo menyelenggarakan webinar untuk para pelaku usaha Indonesia dengan tema “Akses Pasar UKM Eksportir Indonesia ke Jepang Seri Food, Beverages Ingredients yang diikuti oleh kurang lebih 102 orang peserta yang sebagian besar merupakan pelaku usaha Indonesia via zoom dan diikuti via youtube sebanyak 140.  Webinar dibuka oleh Kepala Balai Besar PPEI Ibu Noviani Vrisvintati dan keynote speech oleh Konsul Jenderal RI di Osaka Bapak Mirza Nurhidayat. Narasumber pada webinar ini yaitu Ms. Kana Fujita, Manager Overseas Market Development Dept.-Kobe Bussan, Co. Ltd, dan Mr. Hiromasa Haruki, Chief of Import Section-Kyodo Food Products. Sementara untuk moderator adalah Wakil Kepala ITPC Osaka Septika Tri Ardiyanti.

Kepala Balai Besar PPEI, Ibu Noviani Vrisvintati menyampaikan kegiatan webinar ini merupakan upaya untuk memberikan pengetahuan mengenai akses pasar ke Jepang bagi pelaku usaha kecil dan menengah di Indonesia untuk sektor makanan dan minuman dan diharapkan dapat berlanjut ke rangkaian virtual business matching dengan menghadirkan buyer potensial.  Pelaku usaha di Indonesia diharapkan mengidentifikasi selera pasar di Jepang, mempersiapkan standardisasi dan sertifikasi berkaitan produk pangan olahan seperti izin BPOM dan HACCP untuk terjamin keamanan produknya, menjaga kualitas produk, sanitasi dan higienitas, perlunya uji kandungan nutrisi untuk persyaratan label, kesiapan kapasitas produksi dan kecepatan merespon permintaan calon buyer.  Selain itu disampaikan pula mengenai fasilitasi dan layanan di Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan seperti pelatihan ekspor dan export coaching program, layanan informasi pasar ekspor melalui inaexport, Indonesia Design Development Center (IDDC), dan kegiatan promosi ekspor.

Bapak Konjen menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perdagangan dan Perwakilan Perdagangan di Jepang dalam upaya memberikan motivasi dan dorongan kepada pelaku usaha di Indonesia untuk dapat memanfaatkan peluang pasar produk pangan olahan di Jepang. Pelaku usaha diharapkan dapat memahami karakteristik budaya Jepang yang sangat memperhatikan sanitasi, higienitas, kebersihan dan kandungan nutrisi  untuk produk pangan yang akan masuk ke pasar Jepang. Selain itu perlu memenuhi regulasi dan persyaratan standar yang berlaku di pasar Jepang untuk produk pangan olahan. Pelaku usaha Indonesia diharapkan mampu bersaing dengan pelaku usaha dari Thailand, Vietnam, Malaysia dan China untuk memasarkan produk potensial pangan olahan ke pasar Jepang.

Narasumber pada webinar ini Ms. Fujita menyampaikan bahwa Kobe Bussan saat ini memiliki 865 Gyomu Super stores di seluruh Jepang dan mengimpor sekitar 1200 item produk dari 40 negara. Disampaikan pula mengenai peluang pasar produk pangan olahan di Jepang yang masih cukup tinggi, saat ini masih membutuhkan supplier baru untuk memenuhi permintaan di pasar Jepang. Diharapkan pelaku usaha Indonesia dapat memanfaatkan peluang ini dengan baik. Narasumber kedua Mr. Haruki dari Kyodo Food Products menyampaikan mengenai tren masyarakat Jepang saat ini, produk yang dibutuhkan oleh Jepang dan pentingnya kualitas dan higienitas produk pangan.

KJRI di Osaka, Perwakilan RI di Jepang (Atase Perdagangan dan ITPC Osaka) akan terus memberikan fasilitasi, menindaklanjuti kegiatan webinar ini dan berlanjut ke kegiatan business matching.