Peserta ECP Tahun 2019 Jawa Barat Sukses Melakukan Ekspor Perdana Produk Sepatu dan Sandal Kulit ke Singapura

Peserta ECP Tahun 2019 Jawa Barat Sukses Melakukan Ekspor Perdana Produk Sepatu dan Sandal Kulit ke Singapura

6403.99.90

WOMEN LEATHER SANDAL

129 CT, 2 KOLLI

DR. J KINSMAN/-/-/-

129 CT/Carton

FOB 541,791,000.0000

Bagi kebanyakan orang, itu hanyalah sekelompok angka dan huruf, tetapi bagi PT. Indoto Tirta Mulia dan tim Export Coaching Program (ECP) Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (BBPPEI) Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, cuplikan data dari PEB (Pemberitahuan Ekspor Barang) per tanggal 26 Juni 2020 tersebut adalah bagaikan seorang bayi anak pertama yang sudah ditunggu-tunggu kelahirannya selama +/- 9 bulan. Ada 8 tahapan pada ECP di PPEI, yang waktu pelaksanaan keseluruhannya juga kurang lebih 9 sampai 10 bulan. Pada tahun 2019, ada 75 pelaku usaha dari 3 daerah yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta yang berhasil lolos melewati seleksi ketat untuk mengikuti program ini, PT. Indoto Tirta Mulia termasuk 1 dari 75 pelaku usaha tersebut.

Di tengah penerapan era new normal karena pandemi covid-19 yang mempengaruhi laju perekonomian kita, Kepala BBPPEI Ibu Noviani Vrisvintati beserta coach Eriklex Donald dari tim Export Coaching Program tetap aktif membimbing para pelaku usaha peserta program ECP.

Berkat kerja sama tim yang baik antara Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat (INDAG JABAR), tim coaching BBPPEI, dan PT. Indoto Tirta Mulia, maka pada tanggal 26 Juni 2020, Indoto berhasil melakukan ekspor perdana produk dengan HS Code 6403.99.90 (Footwear with outer soles of rubber, plastics, leather or composition leather and uppers of leather) senilai Rp. 541,791,000 ke Singapura untuk Dr. J Kinsman (trademark)

Berdasarkan market brief yang disajikan Atase Perdagangan RI di Singapura, kompetisi perdagangan di pasar Singapura yang terbuka karena akses pasar relatif mudah dan hambatan perdagangan yang minim, membuat sejumlah besar pemain global agresif bersaing untuk pangsa pasar bukan hanya untuk di Singapura tetapi juga untuk di re-ekspor. Karena itu keberhasilan UKM kita mendapat kepercayaan untuk memproduksi sepatu pria dan wanita untuk salah satu merek dagang yang sudah terkenal kualitas nya di pasar Singapura adalah sebuah kebanggaan tersendiri karena hal ini membuktikan bahwa produk UKM kita sudah memiliki standar yang dapat diterima di pasar negara tujuan ekspor dan global.