Pendampingan secara Daring Export Coaching Program wilayah Jawa Timur oleh PPEI dan Disperindag Prov. Jawa Timur

Pendampingan secara Daring Export Coaching Program wilayah Jawa Timur oleh PPEI dan Disperindag Prov. Jawa Timur

Jakarta-Surabaya 18 Mei 2020, Di tengah Pandemi Covid 19, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan webinar / pendampingan secara daring pada Export Coaching Program Wilayah Jawa Timur dengan topik “Kiat Bertahan dan Persiapan Ekspor selama Pandemi Covid 19” diikuti oleh kurang lebih 38 orang peserta yang sebagian besar merupakan peserta Export Coaching Program wilayah Jawa Timur sebanyak 24 pelaku usaha. Kegiatan ini dibuka oleh  Kepala Balai Besar PPEI Ibu Noviani Vrisvintati. Narasumber / pengisi acara adalah Bapak Izmirta Rachman dan Andriza Syarifudin, praktisi ekspor sekaligus coach dan fasilitator PPEI. Sebagai moderator pada kegiatan ini R. A. Marlena dari PPEI.

Kepala Balai Besar PPEI, Ibu Noviani Vrisvintati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk tetap terus memberikan pendampingan kepada peserta export coaching program yang dilakukan secara daring di tengah pandemi covid 19. Pelaku usaha peserta Export Coaching Program wilayah Jawa Timur diharapkan optimis, mampu beradaptasi dan memanfaatkan peluang ekspor yang ada. Selain itu, mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan kerja sama dengan Perwakilan Perdagangan RI di negara Akreditasi (Atase Perdagangan, Indonesia Trade Promotion Center / ITPC, KDEI di Taipei dan Konsul Perdagangan di Hongkong), serta selalu berkonsultasi dengan para coach / fasilitator PPEI sehingga diharapkan peserta mampu melakukan ekspor.

Bapak Izmirta Rachman menyampaikan materi mengenai kiat bertahan dan persiapan ekspor selama pandemi covid 19, dokumen yang perlu dipersiapkan untuk ekspor serta pengetahuan tentang regulasi di negara tujuan ekspor. Narasumber yang kedua yaitu Andriza Syarifudin  menyampaikan materi mengenai sharing pengalaman selama pandemi covid 19 dan kiat pemasaran ekspor serta mencari peluang pasar ekspor.