Indonesian Diaspora Business Potential through IACEPA Implementation

Indonesian Diaspora Business Potential through IACEPA Implementation

“Upaya Tingkatkan Ekspor, Balai Besar PPEI bekerja Sama dengan KJRI Sydney dan ITPC Sydney Menyelenggarakan Webinar / Pelatihan Ekspor Impor secara Online Bagi Diaspora Indonesia di Australia dengan topik Indonesian Diaspora Business Potential through IACEPA Implementation”

Jakarta-Australia 12 Mei 2020, Di tengah Pandemi Covid 19, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional bekerja sama dengan KJRI Sydney dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Sydney menyelenggarakan webinar / pelatihan ekspor impor secara online bagi Diaspora RI di Australia dengan topik “Potensi Bisnis Diaspora Indonesia di Australia melalui Implementasi IACEPA” diikuti kurang lebih 36 orang peserta yang sebagian besar merupakan Diaspora  di Queensland Australia. Pelatihan ini dibuka oleh Konsul Jenderal RI untuk New South Wales, Queensland, dan South Australia, Bapak Heru Hartanto Subolo dan Kepala Balai Besar PPEI Ibu Noviani Vrisvintati. Pengisi acara adalah Kepala ITPC Sydney Ibu Ayu Siti Maryam, Eriklex Donald praktisi ekspor impor, dan Wisnu Wardana praktisi logistik. Sebagai moderator pada pelatihan ini Prof. Colin Brown, Acting Chair Australia Indonesia Business Council.

Bapak Konjen mengapresiasi kegiatan pelatihan ekspor impor secara online bagi Diaspora Indonesia di Australia dan berterima kasih kepada Kementerian Perdagangan dan berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan untuk Diaspora di wilayah negara bagian Australia sebagai upaya percepatan implementasi IA-CEPA.  Implementasi IACEPA akan berlaku tanggal 5 Juli 2020, sehingga diharapkan Diaspora dapat menjadi motor penggerak ekonomi Indonesia-Australia, serta mampu melakukan investasi atau kolaborasi dengan UKM di Indonesia untuk pemasaran produk potensial Indonesia di Pasar Australia.

Kepala Balai Besar PPEI, Ibu Noviani Vrisvintati menyampaikan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan yang sebelumnya pernah dilakukan di Australia pada tanggal 19 Februari 2020 di Sydney. Disampaikan bahwa skema IACEPA merupakan peluang bagi Diaspora untuk melakukan bisnis dengan pelaku usaha / UKM di Indonesia utamanya UKM program pendampingan ekspor (export coaching program) PPEI untuk memasarkan produk Indonesia di pasar Australia dengan memanfaatkan kemudahan-kemudahan dan peluang dari IACEPA.

Bapak Eriklex Donald merupakan praktisi ekspor dan juga fasilitator PPEI menyampaikan materi mengenai prosedur, ketentuan ekspor di Indonesia dan ketentuan impor di Australia, dokumen, perhitungan biaya dan harga importasi produk dari Indonesia, termasuk term perdagangan (Incoterms). Narasumber yang kedua yaitu Bapak Wisnu Wardhana dari Famous Pacific Shipping Australia Pty Ltd, menyampaikan materi mengenai teknis importasi di Australia, proses pengiriman dan penanganan barang impor termasuk persiapan dokumen impor.

Kepala ITPC pada pelatihan ini menyampaikan skema IACEPA dan peluang yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha baik bagi Indonesia maupun Australia. Karena antusiasme diaspora Indonesia di Australia cukup tinggi maka kegiatan pelatihan bagi diaspora ini akan dilanjutkan di negara bagian Australia lainnya.